Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa regulasi baru mengenai penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah selesai disusun dan siap untuk dipublikasikan.
“Itu sudah ditandatangani beberapa hari yang lalu,”
Purbaya menyampaikan hal ini kepada media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa.
Menteri Purbaya menjelaskan bahwa proses administratif dari aturan baru DHE SDA sudah tuntas, dan kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
“Nanti biar Mensesneg yang umumkan. Sudah juga (diundangkan),”
ucapnya.
Peraturan ini akan menggantikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2025 yang sebelumnya telah mengubah PP Nomor 36 Tahun 2023 tentang Rancangan Hasil Ekspor. Perubahan kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan cadangan devisa nasional yang dinilai belum optimal, mengingat besarnya defisit antara cadangan devisa dan surplus perdagangan Indonesia.
Pada tahun 2024, cadangan devisa tercatat sebesar 155,7 miliar dolar AS, dan hingga akhir Desember 2025 hanya meningkat sedikit menjadi 156,5 miliar dolar AS. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Neraca Perdagangan Indonesia pada Januari-November 2025 menunjukkan surplus 38,54 miliar dolar AS, melonjak 31,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Purbaya melihat situasi ini sebagai bukti bahwa aturan DHE sebelumnya masih memiliki kelemahan. Akibatnya, devisa hasil ekspor yang seharusnya berkontribusi pada perekonomian nasional malah kembali mengalir ke luar negeri dalam waktu singkat.
“Peraturan devisa hasil ekspor kita kemarin itu banyak celahnya sehingga uang tetap masuk, terus keluar lagi dalam waktu mungkin hitungan jam udah keluar lagi,”
jelas Purbaya.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah berencana untuk memperketat aturan dengan mengharuskan penempatan DHE SDA hanya dilakukan di bank-bank Himbara, sehingga pengelolaannya bisa lebih optimal. Melalui kebijakan ini, Purbaya berharap dampak nyata dari surplus perdagangan terhadap cadangan devisa bisa dirasakan.
—






