Beberapa negara Eropa pada hari Rabu (14/1) mengeluarkan pernyataan yang meminta warga mereka meninggalkan Iran secepatnya. Negara-negara tersebut termasuk Italia, Polandia, Jerman, dan Spanyol, yang khawatir dengan situasi keamanan di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang tak kunjung reda di Iran.
Kementerian Luar Negeri Italia mengonfirmasi bahwa sekitar 600 warga Italia berada di Iran, dengan sebagian besar tinggal di Teheran. Dalam sebuah pernyataan resmi, mereka menegaskan pentingnya bagi warga negara Italia untuk segera meninggalkan Iran.
Imbauan ini juga disuarakan oleh Kementerian Luar Negeri Polandia lewat unggahan di platform X, menekankan agar warganya tidak melakukan kunjungan ke Iran. “dengan tegas mengimbau kembali warga Italia di Iran untuk meninggalkan negara itu.”
Di waktu yang sama, Jerman juga memberikan peringatan serupa, mendesak warganya agar tidak melakukan perjalanan ke Iran dan mendesak mereka yang sudah berada di negara itu untuk segera pergi.
Pernyataan resmi dari Kedutaan Besar Jerman di Teheran menambahkan urgensi situasi ini “Ada risiko penangkapan sewenang-wenang,”
. Tidak ketinggalan, Spanyol melalui Kementerian Luar Negerinya menyatakan bahwa situasi di Iran dan sekitarnya sangat tidak stabil. Oleh karena itu, warga Spanyol yang berada di Iran diimbau untuk segera meninggalkan negara tersebut menggunakan sarana yang tersedia.
Iran telah dilanda gelombang protes sejak 28 Desember akibat depresiasi nilai tukar mata uang rial dan memburuknya kondisi ekonomi. Protes tersebut kemudian menyebar ke berbagai kota lainnya.
—








